Logo Qidiji QiDiJi

risk

RKM

Menyusun rencana dan kajian manajemen risiko yang terhubung dengan sasaran strategis serta program kerja organisasi.

Tantangan yang sering dihadapi

Dari praktik tersebar menjadi kapabilitas yang terukur

Banyak organisasi menghadapi praktik RKM yang tersebar, bergantung pada individu, dan belum didukung peran, data, maupun ukuran kinerja yang konsisten. Kondisi ini membuat keputusan lambat, kontrol sulit dibuktikan, dan risiko tidak tertangani secara proaktif.

QiDiJi membantu organisasi merancang dan menerapkan RKM secara pragmatis. Pendekatan kami menggabungkan praktik industri, kebutuhan regulasi Indonesia, dan realitas operasional agar rekomendasi dapat dijalankan serta menghasilkan dampak yang terukur.

Pendekatan kami

Metodologi yang jelas dari asesmen hingga adopsi

1

Penetapan Konteks

Menyepakati sasaran, ruang lingkup, kriteria dampak, probabilitas, dan toleransi risiko.

2

Identifikasi dan Analisis

Menggali skenario risiko, penyebab, kontrol eksisting, serta tingkat risiko inheren dan residual.

3

Perumusan Perlakuan

Menentukan respons, pemilik, target waktu, kebutuhan biaya, dan indikator risiko utama.

4

Monitoring Berkelanjutan

Membangun ritme pelaporan, eskalasi, dan evaluasi efektivitas mitigasi.

Deliverable

Output yang dapat langsung digunakan

Dokumen RKM
Pemetaan konteks dan sasaran
Analisis risiko utama
Rencana perlakuan risiko

Pertanyaan yang sering diajukan

Ya. Ruang lingkup, kedalaman asesmen, dan bentuk deliverable disesuaikan dengan ukuran, regulasi, tingkat kematangan, serta prioritas organisasi.

Umumnya 6-16 minggu bergantung pada cakupan unit, ketersediaan data, jumlah pemangku kepentingan, dan kebutuhan implementasi. Estimasi final ditetapkan setelah sesi discovery.

Langkah berikutnya

Konsultasi RKM

Ceritakan konteks dan sasaran organisasi Anda. Tim kami akan menyiapkan diskusi awal yang relevan.